Kamis, 09 Mei 2013

Kisah Lionel Messi Menuju Sukses



Profil Lionel Messi - pemain mungil asal barca ini menjadi pemain terbaik dunia versi FIFA 2012, meski gagal membawa Argentina bersinar di piala dunia 2010 ini akan tetapi sosok messi adalah orang yang sangat berpengaruh akan kesuksesan Barcelona pada tahun 2009 lalu yang memperoleh gelar terhormat di berbagai ajang, siap tahu kalo messi merupakan anak dari seorang buruh pabrik di kota kelahiranya,

Profil Lionel Messi

berikut ini profil dan kisah kehidupan messi kecil


 Lionel Messi lahir pada 24 Juni 1987 di Rosario, Argentina. Ayahnya Jorge Messi adalah seorang buruh pabrik, dan ibunya Celia, bekerja sebagai cleaning service paruh waktu. Tapi siapa sangka, Messi kini mampu menaklukkan dunia. Ia membawa Barcelona juara Piala Dunia Klub 2009 kemudian terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia 2009.

Messi memang lahir dari keluarga yang sederhana. Karenanya, ketika didiagnosa mengalami kekurangan hormon pertumbuhan di usia 11 tahun, orangtuanya tak memiliki cukup biaya untuk pengobatan. Klub yang menaunginya saat itu - River Plate - pun angkat tangan. Maklum, terapi itu membutuhkan biaya 900 juta dolar AS atau setara dengan Rp 8,5 juta per bulan. Lalu muncullah Carles Rexach yang tak lain Direktur Olahraga Barcelona sebagai dewa penyelamat. Dia menawarkan pengobatan, namun sebagai gantinya Messi bersedia melakukan ujicoba dengan Barca di Spanyol. 
Inilah negosiasi terbaik Messi dalam hidupnya. Selain mendapat terapi hormon, talentanya juga terasah bersama Barca. Pada 16 November 2003 tepat di usia 16 tahun 145 hari, Messi sudah masuk dalam tim senior Barca. Perlahan tapi pasti Messi menjadi arwah buat tim Catalunya itu. Selama hampir 10 tahun bersama Barca, Messi sudah menyumbang dua gelar Liga Champions, tiga titel La Liga, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Ia mencetak 122 gol.

Di level tim nasional, ia selalu jadi andalan. Messi menyumbang gelar Piala Dunia U-20 dan Olimpiade Beijing 2008. Sayangnya, sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2010, Messi gagal tampil maksimal bersama Tim Tango. Tetapi, Messi terbukti punya mental yang jauh lebih besar daripada tubuh mungilnya. Argentina akhirnya lolos ke Afrika Selatan. Meski telah menjalani terapi hormon, postur Messi memang tetap mungil. Tingginya hanya 169 cm.

Namun Messi mampu membuktikan talenta dan kualitasnya. “Sepakbola adalah olahraga yang menekankan kepada kemampuan, bukan ukuran fisik,” kata Lionel Messi.
Dengan kesuksesannya bersama Barca dan meraih berbagai gelar individu, nama Messi makin kesohor. Berdasarkan hukum ekonomi, dengan brand yang makin menjulang, nilai jualnya pun makin tinggi.

Tak heran, Messi yang dulu termasuk keluarga miskin kini bergelimang harta. Dalam semusim, titisan Diego Maradona ini menerima gaji 9,5 juta euro atau sekitar Rp 135,9 miliar dari Barcelona. Ini belum termasuk bonus kemenangan, pemasukan dari iklan, dan lainnya.

Namun ia tetaplah seorang yang sederhana. Ia tak mau hidup berfoya-foya, menghabiskan uangnya di tempat hiburan atau kasino seperti orang kaya baru (OKB) kebannyakan. Messi sama sekali tak melupakan “asalusul” nya sebagai seorang anak buruh pabrik meski telah sukses menaklukkan dunia.


Majalah Blog : http://majalah-blog.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar